Laman

Kamis, 03 Maret 2011

Sejarah Pocari Sweat (Alur Cerita) Part 3

Tahukah Kamu?? Pasti Belum!
1. Saat berkeringat, yang kadar gulanya lebih sedikit akan terasa segar dan lebih enak.
2. Pocari Sweat
, POCARI artinya menyegarkan dan SWEAT artinya keringat, Pocari Sweat berarti "Keringat yang Menyegarkan".




Hidupkan Mp3 Player untuk menemani anda membaca Posting History of Pocari Sweat, Selamat Membaca!









Takaichi yang membeli beberapa jenis jeruk pada edisi sebelumnya. akhirnya menemukan sebuah "rasa" dari jenis jeruk tertentu yang "tepat", mau tau jeruk apa itu? sama saya juga pengen, tapi itu masih menjadi rahasia dari Pabrik Pharmaceutical sampai sekarang,












Takaichi semakin mendalami penelitiannya, hingga akhirnya berhasil menciptakan minuman dengan kadar gula dibawah 10%.












Tahap akhir dipilih 2 konsentrasi gula, yaitu 6,2% dan 7%, untuk mendapat pilihan yang objektif Prof. Harima menyuruh penelitian lain untuk menilai rasanya juga *nah gitu dong pak prof 









Para peneliti lebih menyukai yang lebih kental dan manis yaitu konsentrasi 7%, namu Prof. Harima sang Ahli Rasa punya suatu ide.




Tahun 1979 di Bisan, Tokushima Jepang. Beberapa hari setelah pengetesan rasa Prof. Harima (Mr. Rokuro Harima - Penanggungjawab Pengambangan Minuman), mengajak para peneliti menaiki sebuah gunung. Semua peneliti bertanya - tanya kenapa?


Sampai dipuncak gunung, harima kemudian menyuruh para peneliti itu untuk merasakan minuman uji itu kembali.






Dan kali ini banyak yang memilih minuman dengan strip biru, yaitu minuman dengan kadar gula 6,2%, sangat berbeda dengan yang dipilih di Lab beberapa hari yang lalu.


"Ini kan minuman kesehatan, jadi rasanya harus enak saat kita sedang lelah ber-aktifitas" Kata Prof. Harima





Lalu hasil akhirnya diberikan kepada presdir untuk diuji coba, "Ini rasa yang aku inginkan, baik! dengan rasa ini saja!"
Dan inilah rasa akhir yang menjadi pilihan untuk Pocari Sweat, Campuran keringat , Dicampur rasa Jeruk, dan Konsentrasi 6,2%.





        "Akhirnya, usaha 3 tahun dan lebih dari 1000 kali percobaan menemuai titik terangnya, semuanya perlu usaha, if there is a will there is a way!


Sampai pada pertemuan Direksi Otsuka Pharmaceutical, dan Presdir meminta dewan direksi untuk mencoba minuman hasil penemuan Presdir Akihiko, Prof. Harima, dan Takaichi ini. Responnya TOTAL NEGATIF !

"Maaf, rasanya kurang enak pak, rasanya tawar"

"Heeehh terus terang rasanya tidak enak, siapa yang mau minuman seperti ini"

"Rasa asin seperti ini, tidak akan laku!"

Itu beberapa celetukan para direksi yang mempertahankan Otsuka sejak lama, rapat pun berlangsung ricuh.

Setelah berdiskusi, Presdir mengambil keputusan untuk tetap membuat minuman ini, karena apa yang dirasakan direksi saat ini adalah dalam kondisi tidak lelah ber-aktifitas, "Cobalah minuman ini, setelah anda berkeringat dan dipersilahkan untuk minum ber-ulang kali, dengan demikian anda baru akan mengerti HEBAT-nya produk ini!" Kata Presdir Akihiko.





Yakin pada kepekaan dirinya (Presdir Akihiko) dan Prof. Harima akhirnya diputuskan untuk membuat minuman ini.

Produknya diberi nama POCARI SWEAT. Pocari yang artinya "Menyegarkan" dan Sweat yang berarti "Keringat" dalam bahasa inggris.












April 1980, Penjualan Pocari Sweat dimulai, karyawan marketing dan semua karyawan lainnya mengunjungi toko - toko pengecer dan toko lainnya agar pocari bisa dipajang di banyak toko mereka walau hanya satu kaleng.











Tim Marketing Otsuka Pharmaceutical, Jiro Tanaka memasarkan Pocari ke toko langganannya.


"Ini tidak enak, kalau begini tidak bakal laku"

Jiro masih memaksa, tapi tanggapannya masih negatif , "rasanya tanggung, manis tidak asin juga tidak. Saya bingung bagaimana cara menawarkannya pada konsumen"







Hal sama terjadi di toko pengecer lain, "Kalau rasanya seperti ini, tidak bakalan laku nggak manis (red: geto looh..)"






Untuk menawarkan secara langsung dibukalah stand dalam berbagai event, dan pocari dijual dengan harga Rp.10.000








Lagi lagi tanggapan negatif
"Minuman apa ini, rasanya anehm nggak jelas, masa minuman kayak gini disuruh bayar!"

Lalu salah satu tim penjualan disiram dengan air pocari. :tragis









Reaksi konsumen kali ini sangat buruk, seperti apa yang telah dicemaskan oleh para direksi.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Twitter Bird Gadget